Perbedaan Cara Pandang Orang Miskin dan Orang Kaya




Bicara tentang kehidupan, kehidupan mempunyai dua aspek yang berbeda. Dimana terkadang merasakan suka maupun duka, ada depan dan belakang, ada kanan dan kiri, ada atas dan bawah, serta ada miskin dan kaya. Walau berbeda kita di ciptakan agar melengkapi satu sama lain namun terkadang perbedaan bisa menjadi jenjang sosial diantara ya. Namun tetap saja perbedaan antara miskin dan kaya sungguhlah berbeda dan kadang sering kali terjadi pergesekan dalam kehidupan bersosial mereka. Mereka memiliki perbedaan begitu amat berbeda, salah satunya adalah cara berfikir mereka. Sebagai contoh :

Makanan
miskin : "makan apa aja lah yang penting perut kenyang, dari pada makan mahal tapi belum tentu enak mending cari yang murah enak tapi perut kenyang".
orang kaya : "makan apa ya sekarang ? lebih baik kita cari makanan yang lagi ngehit antri berjam-jam gak apalah yang penting status sosial terpandang dan bisa sosialita".

Rezeki
Miski : "rezeki mah udah ada yang ngatur, pasti Allah sudah mengatur rezeky setiap umatnya gak bakal ketuker kok".
Orang kaya : "Rezeki pasti ada kok, tinggal berdoa lalu mintak sama papa dan mama".

Liburan
miskin : "Liburan dirumah aja lah, selain bisa hemat biaya juga hemat tenaga".
Orang kaya : "Gues yuk liburan ke Luar negri !"

Barang Mahal
Miskin : "ihhh mahal banget, nantilah belinya nunggu diskon baru beli. Jugaan gak butuh-butuh amat kok barangnya".
Orang kaya : "Wow bagus barang nya, mahal juga ya harganya. Tapi gak apa lah dari pada sampe rumah nyesel gak beli". Padahal gak tau kegunaan itu barang

Kendaraan
Miskin : "Gak terlalu penting lah punya mobil kendaraan yang ada juga masih bisa di pake. Daripada beli mobil mending buat biaya hidup dan buat usaha, beli mobil juga bisa berdampak macet di jalan. tapi kalok ada yang ngasih juga gak apa hahahaha".
Orang kaya : "Wah ada mobil seri baru, boleh tuh buat di pake kalok lagi weekend dari pada panas-panasan dijalan lebih baik dalam mobil dingin dan gak kena panas".

Kenaikan BBM Subsidi
miskin : "kok subsidi BBM nya naik sih, harga barang makin mahal donk. Kalok kaya gini terus yang miskin makin miskin yang kaya makin kaya".
Orang kaya : "Oh subsidi naik, gak apa lah yang penting masih ada bensin. Tinggal minta tambah uang jajan aja sama papa dan mama".

Namun walau kita di ciptakan berbeda antara miskin dan kaya tetaplah kita bersaudara. Walau jenjang sosial kita berbeda tetaplah kita harus memiliki rasa tenggang rasa dan jangan terlalu menunjukan jenjang sosial. Karena sesungguhnya hanya manusia yang menciptakan rasa jenjang sosial tetapi di mata Allah kita tetaplah sama tidak ada bedanya.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama