5 Bocah Pelaku Pembunuhan Yang Terkenal Sadis

Kabardanberita.com - Pelaku pembunuhan tidak mengenal siapa target yang akan dibunuhnya. Dia tidak akan memikirkan korbanya adalah orang terdekatnya, temannya atau bahkan keluarganya. Pelaku pembunuhan tidak takut akan perasaan berdosa. Karena mereka membunuh tanpa dosa dan tidak memandang bulu. Pembunuhan adalah suatu tindakan yang keji dan sadis yang biasa dilakukan oleh orang dewasa pada umumnya. Namun percayakah anda bahwa ada pelaku pembunuhan yang masih dibawah umur dan bisa dikatakan masih belia. Berikut adalah pelaku pembunuhan yang masih berada di bawah umur. 

1. George Stinney



George Stinney merupakan orang termuda yang dieksekusi mati dalam sejarah peradilan Amerika Serikat. Pemuda yang berusia 14 tahun ini harus rela menerima hukuman disetrum hingga meninggal di kursi eksekusi. Hanya dalam jangka waktu sepuluh menit George harus rela pergi selamanya dari dunia ini. Kejadian ini bermula saat salah satu gadis yang berumur 11 tahun menolak saat diajak berhubungan badan. Kemudian George marah dan menghabisi dua gadis ini dengan cepat dengan menggunakan potongan rel kereta Api. Dua gadis itu akhirnya mati dengan mengenaskan dan ditemukan dalam kubangan lumpur. Kepala korban memar dan diduga bekas  pukulan potongan rel kereta api yang dilakukan oleh George.

Dalam persidangan George akhirnya mengaku jika telah melakukan pembunuhan terhadap dua gadis tersebut. Kejadian pembunuhan yang telah dilakukan oleh George membuat pengadilan memutuskan ia harus dihukum mati dan tidak ada pembelaan lagi. Pengadilan George diputuskan tanpa didampingi orang tua dan pengacaranya.

2. Alyssa Bustamante


Alyssa Bustamante gadis muda berumur 15 tahun saat ditangkap dan diadili. Alyssa didakwa telah membunuh tetangganya yang masih berumur 9 tahun dengan sangat kejam. Bahkan Alyssa menguburnya di dalam hutan dekat rumahnya untuk menghilangkan barang bukti. Namun anehnya kejadian itu dia tulis di buku hariannya. Alyssa mengatakan bahwa membunuh itu justru sangat mengasyikkan.

Akhirnya Alyssa pun dijatuhi hukuman kelas satu oleh pengadilan dan harus mendekam selamanya di dalam penjara. Beberapa tahun kemudian hakim mengabulkan peninjauan kembali kasusnya, hingga ia hanya dijatuhi hukuman selama 35 tahun. Alyssa diajukan Trial dan akhirnya kini hukumannya tersisa 20 tahun dan tidak bisa berkurang lagi. 

3. Carl Newton Mahan


Pada tahun 1929 Carl Newton Mahan melakukan tragedi pembunuhan terhadap temannya. Peristiwa mengerikan itu terjadi ketika Carl masih berusia 6 tahun. Dan korbannya Cecil Van Hoose adalah temannya sendiri. Pada saat kejadian, Carl dan Cecil bersama mencari rongsokan besi-besi bekas. Cecil berbuat curang kepada Carl dengan merebut besi besar dan memukul Carl. Carl tidak terima dengan perlakuan Cecil, Carl pulang untuk mengambil pistol lalu Carl menembakkan peluru begitu saja ke kepala Cecil dan lari karena ketakutan saat temannya sudah tidak bernyawa lagi.

Akibatnya Carl harus masuk persidangan untuk diadili. Karena usianya yang masih sangat muda hakimpun hanya memutuskan agar Carl tidak dipenjara. Tapi Carl harus dimasukkan ke dalam sekolah asrama selama 15 tahun. Kemudian orang tua Carl harus membayar denda sebesar $ 500. Pada saat itu $500 adalah jumlah yang sangat banyak.

4. Robert Thompson dan Jon Venables


Robert dan Jon adalah pemuda berusia 10 tahun, mereka tergolong pembunuh termuda dikala itu. Keduanya telah menculik seorang anak yang masih berusia dua tahun bernama James Patrick Bulger. James culik oleh Robert dan Jon saat berada di pusat perbelanjaan. Setelah itu James disiksa oleh Robert dan Jon dengan sangat kejam. Bahkan James dibunuh dan tubuhnya dimutilasi kemudian dibuang di dekat rel kereta api.

Pembunuhan ini dilakukan oleh anak yang dibawah umur yaitu masih berusia 10 tahun. Sehingga kasus ini menjadi pukulan besar bagi Pengadilan Amerika Serikat. Akhirnya kasus Robert dan Jo ditunda karena mereka masih dibawah umur. Tetapi keduanya di masukkan kedalam pusat rehabilitasi hingga  sampai usianya yang ke 18 baru di bebaskan dengan menggunakan identitas baru pada tahun 2001. Tahun 2010 Jo ditangkap kembali karena melanggar kesepakatan pengadilan yang terkait dengan identitasnya. Namun pada tahun 2013 Jo kembali bebas dan dapat menikmati hidup bebasnya.

5. Graham Young


Graham Young adalah pemuda yang dikenal pandai dilingkungannya. Pemuda ini sejak mulai bisa membaca, gemar membaca novel tentang pembunuhan. Dan pada akhirnya ia telah menghabisi 3 orang sekaligus. Ternyata ketiganya adalah anggota keluarga dekatnya sendiri. Graham Young terobsesi dengan hal-hal yang berbau tentang kekerasan. Bahkan mengidolakan Adolf Hitler yang terkenal mengerikan dan kejam.

Saat dia terbukti telah membunuh 3 anggota keluarganya Graham Young pun dimasukan kedalam penjara. Ketika didalam penjara, ia meracuni sesama rekannya didalam penjara menggunakan zat kimia yang berbahaya. Dan pada akhirnya Graham Young dijatuhi hukuman seumur hidupnya meski umurnya saat itu masih 16 tahun.

Dari pelajaran diatas kita dapat memetik kesimpulan bahwa pelaku kejahatan tidak mengenal usia. Siapapun orangnya bisa menjadi pelaku pembunuhan. Maka dari itu harus senantiasa hati-hati dalam melakukan hubungan sosial.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama