Mekkah Adalah Pusat Dari Lapisan-Lapisan Langit



Ada beberapa argumentasi ilmiah untuk membuktikan bahwa kota Mekkah merupakan wilayah nol bujur sangkar yang melalui kota suci mekkah, bahkan zona waktu mekkah tidak melewati Greenwich di Inggris. GMT dipaksakan pada dunia ketika mayoritas negeri di dunia berada di bawah jajahan Inggris. Jika waktu Mekkah yang diterapkan, maka mudah bagi setiap orang muslim mengetahui waktu shalat. Berdasarkan studi yang di gambarkan geologi dari hasil satelit, maka diyakini bahwa kota suci mekkah, bukan Greenwich. Yang dirujukan sebagai titik pusat waktu dunia. GMT dipaksakan didunia ketika Inggris mayoritas penjajah di dunia.

Fakta mengejutkan dipaparkan oleh Prof. Hussain Kamel. Awal mula Prof. Hussain meneliti bagaimana cara menentukan arah kiblat di berbagai belahan dunia. Karena tujuan tersebut ia mengamati posisi ketuju benua yang menghadap ke kota mekkah dan menarik garis-garis pada peta dan menentukan jarak masing-masing. Lalu ia menarik sebuah garis sejaja agar mempermudah menarik garis bujur dan garis lintang.

Dua tahun berlalu ia mendapatkan hasil dari pekerjaannya yang terasa sulit dan berat itu. Betapa terkejutnya dan kagum atas apa yang ditemukanya, bahwa mekkah adalah merupakan pusat bumi. 

Hasil ini didapatnya dari berbagai aspek dan ia terbantu oleh berbagai program komputer untuk menentukan jarak dan variasi yang berbeda. Lalu ia tersadar ada kemungkinan menggambar suatu lingkaran dengan kota mekkah sebagai titik pusat dan garis luar lingkaran adalah benua-benua yang mengitarinya. Dan dalam waktu yang sama bergerak dengan keliling luar benua-benua tersebut.

Gambar-gambar satelit pada tahun 90-an  memberikan hasil yang sama. Teori yang mapan bahwa lempengan-lempengan pada bumi sudah terbentuk pada usia geologi yang panjang, namun secara teratur lempengan tersebut memusat seolah-olah terpusat ke kota mekah.

"Hai golongan jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya melainkan dengan kekuatan.” (QS. Ar-Rahman: 33)

Dari ayat ini dipahami bahwa diameter lapisan-lapisan langit itu di atas diameter bumi dan kota Mekkah berada di tengah-tengah bumi. Ini menunjukan bahwa kota mekkah juga berada di tengah lapisan langit. Ada hadis yang menyatakan bahwa masjidil Haram, Ka'bah berada di tengah-tengah tujuh lapisan bumi dan lapisa  langit. Allahuallam,,

1 Komentar

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama