Cerita Seorang Wanita Yang Koma Ditanah Suci

Ini merupakan sebuah kisah nyata yang dikutip dari sebuah catatan dari Ust. Nasir.
alhamdulillah dengan se izin beliau kita dapat berbagi informasi yang bisa dapat kita renungkan dan kita bisa belajar untuk memperbaiki diri kita untuk menjadi lebih baik, amin. Ini adalah sebuah pengalaman beliau yang sangat mengagumkan dan patut untuk menjadi sebuah pembeajaran.



sedikit pengalaman beliau yang dapat kita simak,
semoga bermanfaat,
Hampir selama sembilan tahun iia menetap di Mekah, selama menetap disana beliau mempunyai kegiatan sambil mengurus para jemaah haji dan umrah. Beliau berkata "saya telah mengalami berbagai pengalaman yang menarik atau juga pahit.banyak peristiwa yang saya alami namun ada satu kejadiantidak akan pernah saya lupakan sampai saat ini. Yaitu sebuah pengalaman ada seorang wanita yang kira-kita berusia 30an tahun dan Kejadian itu terjadi ketika saya sedang mengurus 1 rombongan haji.ketika 1 rombongan itu tiba di Lapangan Terbang Jeddah kami sambut mereka dengan sebuah bus. Semuanya nampak terlihat riang karena itu merupakan pertama kali mereka menunaikan haji. Ketika mereka sampai, saya membawa mereka menaiki bus yang telah kami sediakan untuk mereka, kami langsung membawa rombongan tersebut ke Madinah.Alhamdulillah semuanya berjalan lancar hingga kami sampai di Madinah. Setiba di Madinah, semua orang bergantian turun dari bus. Hingga tiba pada giliran seorang wanita,tanpa sebab sebab ketika kakinya mengijakan bumi Madinah,wanita itu terjatuh dan tidak sedarkan diri.Saya pun langsung bergegas menuju ke arah wanita tersebut".Jama'ah lain panik dan sayapun berusaha menenang kan dengan bekata "Jemaah ini sedang sakit”.

Semua jemaah nampak panik dgn apa yang yang mereka lihat dan dengan kejadian ini mereka merasa cemas.Beliau berkata "Badannya panas dan tubuhnya menggigil,cepat tolong saya!! jamaah sudah tidak sadakan diri,cepat kita bawa dia ke rumah sakit segera".kamipun langsung bersigap mengangkat wanita itu dan membawanya ke RS Madinah.jemaah yang lain diantar ke tempat penginapan masing-masing.Setiba di RS Madina saya melihat wanita itu belum sadarkan diri dan dokterpun melakukab berbagai macam usaha untuk menyadarkan nya namun belum membuahkan hasil.Sampai waktu petang tiba wanita itu etap saja belum sadarkan diri.Sambil menunggu wanita itu tersadar saya meneruskan tugas saya untuk membimbing jemaah haji lain nya.Didalam kesibukan saya mengurus jamaah haji lainya saya menyempatkan diri untuk menengok wanita tersebut barangkali beliau sudah menyadarkan diri.Namun saya merasa sedikit kecewa karena saya diberitahu bahwa beliau belum sadarkan diri. Hari kedua wanita itu tetap tidak sadarkan diri saya pun merasa cemas karena ini pengalaman pertama saya terbelenggu dalam situasi seperti ini.akhirnya wanita itu dipindahkan ke rumah sakit Abdul Aziz Jeddah utuk mendapatkan perawaan yang lebih lengkap disana.Namun belum juga membuahkan hasil. karena jadwal haji tidak bisa ditinggalkan, kami kembali kemekkaah untuk melanjutkan jadwal haji tersebut.Tapi saya tidak lupa untuk menyempatkan diri untuk menengok wanita itu untuk melihat keadaan nya karena dia ada dibawah tanggung jawab saya. Tetapi wanita itu tetap tidak sadarkan diri maka saya mengambil keputusan untuk menunggunya dirumah sakit. Penantian saya pun membuahkan hasil akhirnya setelh  hari saya menunggu di rumah saki wania itu membuka matanya. dari sudut pandangan nya yg baru tersagar wanita itu memandang saya dan menangis terisak-isak. saya terkejut kenapa wanita itu enangis lalu timbullah pertanyaan dari saya.

ustadz :"Kenapa Saudari menangis?"
Wanita :"Ustadz..saya ingin bertaubat, saya tidak mau melakukan hal buruk lagi.sy menyesal"
Ustadz :"Kenapa kamu tiba-tiba ingin bertaubat"? hati saya terheran.
kemudian dengan keadaan menangis wania itu menceritakan sedikit demi sedikit pengalamannya selama dalam keadaan tidak sadarkan diri.
Wamita :"Ustadz saya sudah berumah tangga saya menikah dengan seorang pria berkulit putih. saya memang beragama islam namn saya tidak pernah menjalankan ibadah sama sekali. saya tidak pernah sholat maupun menunaikan puasa. saya dan suami saya tidk pernah menjalankan amalan bak bahkan dirumah saya banyak sekali bahkan penuh dngan botol arak.saya sering menendang dan memukuli suami saya". katanya tersedu
USTADZ :"Lalu kenapa kamu pergi haji dengan keadaan kamu saat ini".
Wanita :"Karena saya melihat banyak orang yang pergi berhaji jadi disitu saya mempunyai ke inginan pergi haji"
Ustadz :"Lalu kenapa kamu bisa menangis hingga seperti ini apakah kamu mengalami sesuatu hingga kamu menangis seperti ini ?"
Wanita itu terdiam dan dengan suara terisak-isak mulai bercerita
Wanita :"Saya tersadar bahwa Allah itu maha besar, Maha agung. Selama saya tidak sadarkan diri,saya telah mendapat azab dengan siksaan yang benar-benar pedih atas segala kesalahan yang telah sy buat selama ini"
Ustadz :"Apakah itu benar?"saya terkejut.
Wanita :"Benar Ustadz. Semasa itu saya telah ditunjukkan oleh Allah tentang balasan yang Allah berikan kepada sy. Balasan azab Ustaz, bukan balasan syurga. Saya merasa seperti diazab di neraka. Saya tidak pernah pakai jilbab. Sebagai balasannya, rambut saya ditarik-tarik dengan bara api.Sakitnya tidak bisa diungkapkan karena amatlah pedih.saya menjerit minta ampun kepada Allah.Bukan itu saja, buah dada sy pun diikat dan dijepit dengan penjepit yang dibuat dari bara api,lalu ditarik hingga terputus dan jatuh ke dalam apineraka. dan kemudian buah dada saya  terbakar,begitu panasnya. Saya menjerit, menangis kesakitan. Saya memasukkan tangan ke dalam api itu dan saya ambil buah dada itu kembali. selama 24 jam saya tidak diberi peluang untuk beristrahat saya disiksa tanpa henti.ketika rambut saya ditarik dengan bara api saya merasa bahwa kulit saya terkelupas hingga serasa otak saya mendidih.Azab itu begitu pedih hingga saya tidak dapat menceritakan bagaimana rasa pedihnya"

Sambil bercerita wanita itu menangis terisak-isak tanpa memperduikan perawat dan pasien lainya. selama waktu tidak sadarkan diri dilaluinya dengan amatlah berat.Nyatanya dia memang betul-betul menyesal dengan kesalahannya terdahulu. Sayapub kaget dan menggigil mendengar ceritanya.Begitulah balasan Allah kepada umatnya yang ingkar pada-Nya.

Wanita :"Ustaz saya beragama Islam, tapi saya suka minum arak, saya suka main judi dan segala macam dosa besar. Kerana sy suka makan dan minum apa yang diharamkan.Allah memberikan saya makan buah-buahan yang berduri tajam.buah itu tidak memiliki melainkn hanya duri-duri saja, tapi saya harus makan buah-buah itu karena sy memang sangat lapar. Ketika buah2 itu ditelan, duri-durinya menikam kerongkong saya dan ketika sampai ke perut, ia menikam perut sy juga. Sedangkan jari yang tertusuk jarum pun terasa sakit,duri-duri inilah yang menusuk kerongkong dan perutku.Setelah buah itu habis saya makan,saya diberi makan bara-bara api. Ketika saya masukkan bara api itu ke dalam mulut, seluruh badan saya terasa seperti terbakar hangus. Panasnya cuma Allah saja yang tahu. Api yang ada di dunia ini tidak akan sama dengan panasnya api neraka.Setelah habis bara api itu, saya minta minuman, tapi saya dihidangkan pula dengan minuman yang dibuat dari nanah. Baunya sangat busuk. Tapi saya terpaksa minum karena saya sangat kehausan.semua saya lalui azabnya tidak pernah rasa, tidak pernah saya alami sepanjang saya hidup di dunia ini"

Saya terus mendengar cerita wanita itu dengan tekun. Terasa sungguh kebesaran Allah.wanita itu melanjutkan ceritanya.
Wanita :"Masa diazab itu, saya memohon kepada Allah supaya saya diberikan nyawa sekali lagi, berilah saya peluang untuk hidup sekali lagi. Tak berhenti-henti saya memohon. Saya berkata saya akan buktikan bahawa saya tidak akan ulangi lagi kesalahan yang telah saya perbuat dahulu. Saya berjanji tidak akan mengingkari perintah Allah dan akan jadi umat yg sholehah. Saya berjanji kalau saya dihidupkan kembali, saya akan perbaiki segala kekurangan dan kesilapan saya dahulu, saya akan mengaji,saya akan sholat, akan puasa yang selama ini saya tinggalkan"
Ustadz :"Saya termenung mendengar cerita wanita itu. Benarlah,Allah itu Maha Agung dan Maha Berkuasa.semua manusia ini tidak akan terlepas dari balasannya.Kalau amalan kita baik maka baiklah balasan yang akan kita terima.kalau buruk amalan kita, maka azablah yang kita dapat akhirat kelak.Alhamdulillah, wanita itu telah menyaksikan sendiri kebenaran Allah"
Wanita :"Ini bukan mimpi ustadz. Kalau mimpi azabnya takkan mungkin sepedih itu rasanya.Saya bertaubat Ustaz, saya tak akan mengulangi lagi kesalahan saya yang dulu.Saya ingin bertaubat Nasuha,"katanya sambil menangis terisak isak.
Sejak itu wanita itu bener2 berubah. Sewaktu saya membawanya ke Mekah, dia menjadi jemaah yang paling Amal ibadahnya tak henti-henti. Contohnya, kalau wanita itu pergi ke masjid pada waktu maghrib, dia cuma akan kembali ke kamarnya lagi setelah sholat subuh.
Ustadz :"Maaf, tapi anda hendaklah menjaga kesehatan anda, setelah selesai sholat isya anda bisa kembali ke kamar untuk makan nasi dahulu, dan istirahat sejenak"tegur saya
Wanita :"Tidak papa ustad, saya membawa buah kurma, jadi bisa dimakan ketika sy merasa lapar."jawabnya.

Menurut wanita itu, sepanjang berada di dalam Masjidil Haram, dia menggadakan semula sembahyang yang ditinggalkannya dahulu.Selain itu dia berdoa, mohon kepada Allah supaya mengampunkan dosanya. Saya merasa kasihan melihatkan keadaan wanita itu,kerana ibadah dan tekanan perasaan yang keterlaluan dia akan jatuh sakit.Jadi saya menasihatkan supaya tdk beribadah yang terlalu hingga mengabaikan fisiknya

Ustadz :"Hendaklah kamu beristirahat lalu melanjutkan ibadahmu setelahnya" nasehat saya
Wanita :"Saya takut ustad,saya sudah merasakan pedihnya azab Tuhan. Ustaz tidak merasakan, Ustaz tidak tau. Kalau Ustaz sudah merasakan azab itu, Ustaz juga akan menjadi seperti saya.Saya betul- betul bertaubat.Ustadz, kalau ada perempuan Islam yang tak pakai jilbab.Ustad ingatkanlah pada mereka, pakailah jilbab.Cukuplah saya seorang saja yang merasakan siksaan itu, saya tidak mau wanita lainpun menjadi seperti saya. Sewaktu di azab, saya lihat ketetapan yang Allah beri ialah setiap sehelai rambut wanita Islam yang sengaja diperlihatkankepada orang lelaki yang bukan mahramnya, maka dia diberikan satu dosa.
Kalau 10 orang lelaki bukan mahram melihat sehelai rambut saya ini, saya mendapat 10 dosa. rambut saya ini banyak jumlahnya, beribu-ribu. Kalau seorang melihat rambut saya, ini bermakna beribu-ribu dosa yang saya dapat. Kalau 100 orang melihat? Itu sehari, kalau hari-hari kita tidak memakai jilbab seperti saya??? ya Allah..Saya berniat kembali saja dari haji ini, saya akan minta tolong dari ustadz supaya mengajari suami saya sembahyang, puasa, mengaji, untuk beribadah. Saya akan mengajak suami saya pergi haji. Sebagaimana saya, suami saya tu Islam pada nama saja. Tapi itu semua kesalahan saya. Saya sudah berhasil membawanya masuk Islam, tapi saya tidak membimbing dia. Bukan itu saja, saya pun malah yang jadi seperti orang bukan Islam"

Sejak kembali dari haji tersebut, saya tidak mendengar lagi cerita tentang wanita tersebut. Bagaimanapun, saya percaya dia sudah menjadi wanita yang benar-benar solehah. 
Saya percaya dia berbicara jujur. Jika dia berbohong, kenapa dia berubah dan bertaubat Nasuha?Satu lagi, cobalah bandingkan azab yang diterimanya itu dengan azab yang digambarkan oleh Allah dan Nabi dalam Al-Quran dan hadist Adakah ia bertolak belakang dari keterangan wanita tersebut. Subhanallah maha besar Allah hanya Ialah segala mengetahui rahasia yang manusi tidak akan ketahui.maha suci Allah. Seomoga kisah ini menjadi sebuah renungan dalam hidup kita sekarang dan kelak. Dan semoga kita menjadi golongan orang-orang yang dikasohi-Nya. Amin

Post a Comment

أحدث أقدم