4 Kebiasaan Yang Sering Dilakukan Oleh Umat Muslim Tetapi Bangsa Yahudi Malah Sebaliknya

Kabardanberita.com -Bangsa yahudi adalah bangsa penghancur yang pada akhir zaman kelak, begitulah yang dirawayatkan pada kitab suci Al-Qur'an. Berbagai teori iluminator yang sampai saat ini masih menjadi misteri dunia. Bahkan saat ini kita telah mengetahui bahwa bangsa yahudi telah menguasai sebagian besar dunia. Indonesia contohnya, sebagian besar penduduk negara Indonesia adalah muslim. Tetapi sebagian besar penduduknya telah menyimpang dan meniru gaya hidup bangsa yahudi.

Apakah kalian tau ? Ada berbagai hal yang di lakukan umat muslim yang telah menjadi gaya hidup dan mungkin selalu dianggap remeh. Tetapi bangsa yahudi malah menjauhinya. Berikut adalah berbagai kebiasaan yang dilakukan oleh umat muslim tetapi bangsa yahudi malah sebaliknya.

1. Hubungan antara Ibu dan bayinya
Bangsa yahudi telah menyadari bahwa ketika bayi masih didalam kandungan mempunya kesinambungan pikiran dan perasaan sang ibu yang mengandung. Maka para wanita yahudi ketika masih mengandung calon bayinya, sang ibu senantiasa mendengarkan suaminya selalu bernyanyi, membaca, bahkan memecahkan berbagai masalah matematika dan meyelesaikannya secara bersama. Itu semua bertujuan bahwa calon bayi yang dikandung kelak menjadi anak yang pandai, bijak, dan aktif. Ketika bayi sudah lahir didunia, para wanita bangsa yahudi menyusui bayi mereka sendiri menggunakan Asi. Mereka lebih mengutamakan Asi dibandingkan susu formula.

Bagaimana dengan kita sebagai umat muslim ? Bahkan di negara kita sendiri yang sebagian besar umat islam, para ibu seakan lupa memberikan Asinya dan lebih mengutamakan susu formula sebagai menu utama untuk anaknya. Karena sesungguhnya mereka lalai akan janji Allah SWT kepada para wanita yang telah melahirkan dan memberikan Asinya maka wanita tersebut akan mendapatkan pahala setara dengan orang yang melakukan puasa dan sholat fardu'ain.

2. Bahaya merokok
Taukah kamu bahwa bangsa yahudi pemilik pabrik rokok terbesar didunia dan taukah kamu bahwa bangsa yahudi sebagian besar dari mereka tidak merokok. Harga rokok di New York, Amerika Serikat kurang lebih seharga $12 perbungkusnya yaitu setara dengan Rp. 156.000 jika dihitung perdolarnya seharga Rp. 13.000. Bila pasar bangsa yahudi enggan membeli rokok karena harganya yang mahal, lantas kemana perginya pemasaran rokok tersebut ? Tentunya kenegara-negara muslim misalnya negara Indonesia.

Bangsa yahudi telah menyadari bahaya akan rokok, karena merokok dapat menyebabkan otak tumpul dan bodoh. Namun miris, di Indonesia bahkan rokok dijual bebas dikalangan para pelajar yang disebut-sebut sebagai aset penting negara. Tapi mengapa hampir sekitar 70% pelajar Indonesia pernah merokok dan telah kecanduan rokok. Bahkan para penjual rokok sekarang lebih mudah kita temui pada penjual kaki lima dekat dengan sekolahan. Mereka lebih memilih membeli rokok dari pada menabung atau mengeksploritasi kecerdasan mereka dibidang pengetahuan yang bisa membuat mereka lebih cerdas dan pandai.

3. Buah sebagai makanan penutup
Masyarakat muslim lebih mempercayai bahwa memakan buah-buahan sebagai menu penutup itu menyehatkan. Bahkan Rasulullah SAW tidak menganjurkan cara tersebut. Mereka terpedaya akan berkembangnya zaman yang menganjurkan memakan buah sebagai menu penutup.

Tapi tau kah anda jika lebih baik mendahulukan memakan buah sebagai menu pembuka sebelum memakan makanan utama seperti roti atau nasi. Mengapa demikian ? Karena jika kita mendahulukan memakan makanan utama terlebih dahulu dari pada buah, maka tubuh akan merasa lemah, lesu, dan ngantuk. Kombinasi ini sungguh tidak produktif untuk melakukan kegiatan belajar dan bekerja. Bahkan kebiasaan menjadikan buah-buahan sebagai menu pembuka telah ditanamkan oleh bangsa yahudi didalam kehidupan sehari-hari mereka.

4. Bahaya obat-obatan modern dan vaksin
Sebenarnya obat-obatan yang mengandung bahan kimia tidak baik untuk kesehatan karena dalam jangka waktu panjang akan menimbulkan efek samping pada tubuh manusia. Bangsa yahudi telah diakui jago dalam membuat obat-obatan modern dan vaksin yang berbahan dasar kimia. 

Tapi taukah anda jika rakyat Israel tidak menggunakan obat-obatan modern dan vaksin yang berbahan dasar kimia ? Mereka lebih memilih obat-obatan yang berbahan dasar alami seperti Habbatus Sauda. Habbatus Sauda yaitu pengobatan alami yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW sebagai pengobatan sehari-hari. Namun nyatanya pengobatan Habbatus Sauda lebih sering digunakan oleh bangsa yahudi dari pada umat muslim. Vaksin dan obat-obatan modern kini lebih dipercayai umat muslim karena dapat menyembuhkan berbagai penyakit, bahkan mereka tidak menyadari ada beberapa vaksin yang mengandung unsur babi.

Apakah gaya hidup kita sama dengan spekulasi diatas ? Kita telah terpedaya dengan cara dan tingkah laku bangsa barat yang selalu dibanggakan. Namun sebenarnya tidak pernah dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Tetapi segala sesuatu yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW seakan dianggap kuno dan tidak modern. Sesungguhnya Rasulullah selalu mengajarkan segala hal-hal kebaikan untuk umatnya.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama