Kabardanberita.com - Ketenaran dan popularitas bukan menjadi salah satu puncak kebahagian seseorang. Bukan juga menjadi jamanin untuk mereka. Terkadang orang-orang yang terkenal merasakan kejenuhan, bosan diperlakukan dengan istimewa. Merasa batin tertekan karena tidak bisa melakukan tindakan seperti manusia normal pada umumnya. Bahkan menjadi seseorang yang populer, ia harus merasakan kemunafikan setiap orang yang ada didekatnya. Pada akhirnya mereka melakukan tindakan yang diluar dugaan karena merasa tertekan dengan kehidupan yang mereka jalani.
Bagaimana dengan beberapa orang-orang ini, mereka terkenal dan populer didunia. Tetapi mereka melakukan tindakan bunuh diri karena bosan dan jenuh dengan kehidupan popularitas mereka.
1. Sid Vicious dan Nancy Spungen
Sid Vicious dipilih oleh The Sex Pistols, Malcom Mc Laren sebagai basis band punk untuk menggantikan Glen Matlock. Fakta sebenarnya Sid Vicious tidak pandai bermain bass, siapa yang akan memperhatikan suara bass nya jika sedang diatas panggung bahkan penonton tidak akan tau kalau amplifier bass yang dipegang oleh Sid Vicious dipelankan dan rekaman yang dimainkan oleh gitaris Steve Jones dikeraskan.
Tanda Kegilaan Sid Vicious
Sid Vicious memulai hubungan dengan seorang wanita yang bernama Nancy Spungen, mereka berdua dinobatkan sebagai John dan Yoko salam versi sinting. Setiap harinya mereka hanya melakukan kegiatan menikmati narkoba, seks, saling pukul dan memaki. Suatu hari terlihat muka Nancy Spungen lebam oleh pukulan Sid Vicious menggunakan gitarnya. Namun Nancy Spungen menganggap bahwa itu hanyalah luka kecil bukan tindakan penyiksaan.
Kematian Sid Vicious
Pada tanggal 12 Oktober 1978 mayat Nancy Spungen dengan perutnya yang menganga dan terlihat darah berceceran ditemukan oleh polisi di sebuah kamar hotel Chelsea, New York, Amerika Serikat. Terlihat Sid Vicious mondar-mandir diluar kamar sambil berceloteh " Aku membunuhnya, aku tidak bisa hidup tanpanya, dia pasti terjatuh diatas pisau, apa yang harus aku lakukan". Sid Vicious langsung ditahan oleh polisi karena dugaan pembunuhan Nancy Spungen. Selama ditahan, Sid Vicious berusaha melakukan tindakan bunuh diri salah satunya menyayat nadi tangannya sambil berkata "Aku ingin bersama Nancy". Dan pada tanggal 2 Februari 1979, Sid Vicious ditemukan tewas akibat Over Dosis yang disengaja.
2. Michael Hutchence
Michael Hutchence dikenal oleh mata dunia sebagai rocker terseksi pada zamannya. Dengan popularitasnya ia berhasil menggaet sejumlah wanita top dan populer seperti penyanyi sexy Kylie Minogue dan Supermodel Helena Christensen.
Tanda Kegilaan Michael Hutchence
Kehidupan Michael Hutchence mulai berubah ketika ia memiliki sebuah hubungan dengan seorang wanita mantan penyiar TV yaitu Paula Yates. Paula Yates adalah mantan istri Bob Geldof yaitu rocker dari group Gaek. Hubungan mereka berdua menjadi sorotan media massa karena Micheal Hutchence dianggap telah merebut istri Bob Geldrof dan Micheal Hutchence juga ikut campur atas perubatan hak asuh anak Geldof dan Paula hingga terlibat insiden penyerangan Paparazzi. Michael mengalamin depresi berat sehingga ia dirawat oleh psikiaters dan diharuskan rutin meminum obat Prozac setiap harinya.
Kematian Michael Hutchence
Pada tanggal 22 November 1997 Mayat Michael Hutchence ditemukan tergantung menggunakan sabuk dikamar Hotel Ritz Carlton, Australia. Diduga Michael Hutchence tidak bermaksud melakukan bunuh diri, karena saat ditemukan mayatnya dalam keadaan bugil dan kemungkinan Michael bermaksud untuk memuaskan dirinya dengan melakukan Auto Eroticm atau yang sering disebut onani dalam keadaan tercekik yang dipercaya menambah kenikmatan saat orgasme. Sebelumnya Michael sempat meninggalkan sebuah pesan kepada Martha Troup, ia berkata "Martha, Michael disini, Aku cukup sial". Laporan sari Koroner menyatakan bahwa ada kandungan cocaine, kadar alkohol yang tinggi, Prozac dan obat-obatan lainnya didalam darahnya. Psikiater Michael tidak pernah menyangka bahwa Michael akan melakukan tindakan bunuh diri, karena pasien tidak pernah mununjukan akan melakukan tindakan bunuh diri. Bahkan malam sebelumnya Ayah Michael melihatnya ceria dan juga Nichael terlihat sangat semangat untuk tur besarnya yaitu 20 tahun katir INXS
3. Kurt Cobain
Kurs Cobain mungkin menyesal menciptakan "Smels Like Teen Spirit", mendirikan Nirvana dan menjadi artis Top dunia bukan cita-cita yang di inginkannya. Ia hanya menyalurkan rasa kesepian, depresi, marah dan berbagai jenis emosionalnya lewat musik. Karena dimasa kecilnya ia mendapat trauma dari kedua orang tuanya yang bercerai, tindakan kekerasan dan pembullyan karena dianggap bego dan culun disekolahnya. Pada tahun 1991 album Nevermind meledak dipasaran dunia. Mereka dijadikan Icon generasi muda dunia dan salah satu band berpengaruh sepanjang masa. Akibatnya Kurt Cobain bertambah stress dengan popularitasnya.
Tanda Kegilaan Kurt Cobain
Kurt Cobain menghancurkan berbagai peralatan musik, membuat lirik lagu yang sulit dimengerti untuk pendengar, menggunakan gaun baby doll pada saat manggung, menantang berkelahi dengan Axl Rose. Pada akhirnya Kurt Cobain menikah dengan Coutney Love dan pada suatu hari Kurt Cobain bersama Courtney Love mengkonsumsi heroin bersama-sama yang pada saat itu Courtney tengah hamil. Kemudian Kurt Cobain menciptakan lagu yang berjudul " I Hate My Self and I Want To Die" yang diusulkannya sebagai judul album ke tiga Nirvana namun ditolak dan diganti dengan In Utero.
Kematian Kurt Cobain
Pada tangg 4 Maret 1994 Kurt Cobain menelan 50 butir pil painkiller di Banjur Sampanye. Kemudian dia dilarikan kerumah sakit dalam keadaan koma. Kombinasi obat mematikan tersebut sudah kurt rencanakan yang sebelumnya ia berulang-ulang kali mengatakan soal bunuh diri. Akhirnya Kurt Cobain selamat dari maut. Dalam waktu beberapa minggu di Lost Angels ia menjalani program detox, namun program belum selesai Kurt Cobain kabur dan menghilang. Kejadian itu sempat dilaporkan oleh ibunya kepada polisi. Pada Tanggal 7 April, Kurt Cobain ditemukan di Pondok kecil rumahnya di Seattle dengan kepala berlubang dan shotgun yang masih menempel didagunya. Sebuah catatan bunuh diri dari Kurt Cobain ditujukan untuk Boddah (sahabat khayalannya), Courtney (istrinya), dan Fraces Bean (putrinya). Didalm suratnya berisikan bahwa Kurt Cobain sudah tidak tahan menjadi pusat perhatian publik. Aksi bunuh dirinya kemudian di tiru oleh sebagian fans didalam dan luar negri.
Suatu hal yang dapat dipetik dari kejadian diatas adalah bahwa popularitas dan ketenaran bukan menjadi jaminan bahwa hidup kita akan bahagia. Tentunya cara hiduplah yang bisa menentukan kehidupan kita akan bahagia atau tidak. Namun yang paling utama adalah tetap bersyukur dengan segala apapun yang sedang kita miliki.
Posting Komentar