Fakta dan Mitos Meminum Teh


kabardanberita.com - Teh adalah minuman populer di berbagai kalangan masyarakat. Sebagi minuman dikala waktu ngobrol, sesudah makan, atau bahkan dikala waktu senggang. Berbagai varian macam teh di produksi oleh pabrik sebagai minuman kemasan dan sangat digemari oleh anak kecil, remaja atau bahkan orang dewasa. Berbagai manfaat dari teh pun telah dibenarkan oleh para akhli yang menelitinya dan teruji bermanfaat untuk manusia.

Kadang selenting terdengar berbagai mitos yang beredar dimasyarakat tentang teh tanpa mengetahui fakta dari teh tersebut. Berikut dalam artikel ini akan menjelaskan tentang mitos dan fakta dari teh yang sering di konsumsi sehari- hari.

Mitos

Teh memiliki kandungan kafein lebih tinggi dari pada kopi yang akan menyebabkan kecanduan teh

Fakta

Dengan volume yang sama memang kafein pada teh lebih tinggi dari pada kopi yaitu kopi memiliki 1,2-1,4% sedangkan teh 4%. Namun kafein dari teh akan diserap oleh usus yang akan mengalami proses perlambatan aliran darah dengan kompleks. Anda tidak perlu khawatir ketika meminum teh akan mengalami kecanduan teh. Karena  kandungan kafein dalam teh akan tertutup oleh tanin, yaitu senyawa yang dapat mengikat kafein dalam teh.

Mitos

Teh hijau dapat melangsingkan tubuh

Fakta

Mitos ini benar adanya, namun jika meminumnya sebelum menyantap makanan yang mengandung banyak karbohidrat. Ketika meminum teh hijau sebelum makan makanan yang mengandung karbohidrat, teh hijau dapat mencegah penyerapan karbohidrat yang masuk ke dalam tubuh dan akan di keluarkan melalui fases pencernaan pada tubuh. Disebabkan karena teh hijau mengandung senyawa katekin dan tenin. Senyawa ini yang bereaksi dengan enzim amylase dalam usus yang berfungsi melancarkan pencernaan.

Mitos

Teh diseduh dengan air mendidih akan menyebabkan Vitamin C yang terkandung didalam teh akan menguap

Fakta

Vitamin C yang terkandung dalam teh sangat lah sedikit. Jadi tidaklah perlu khawatir jika kandungan Vitamin C pada teh menghilang saat menyeduhnya dengan air mendididih. Karena Vitamin C pada teh tidak akan memberi pengaruh apapun pada tubuh jika mengkonsumsinya. Namun dengan menyeduh teh, Vitamin C tidak akan dirasakan manfaatnya namun kandungan polifenol lah yang dihasilkan oleh teh tersebut dan sangat baik untuk kesehatan tubuh. Polifenol sangat lah penting bagi kesehatan tubuh karena selain sebagai antioksidan, polifenol juga sebagai penetralisir radikal bebas pemicu kanker yang bersarang di tubuh manusia.

Pada dasarnya teh mengandung banyak manfaat dan berbagai macam kandungan yang baik untuk kesehatan manusia. Sehingga dengan mengkomsumsi teh sewajarnya akan sangat bermanfaat berbeda dengan mengkomsumsinya secara berlebih.

Post a Comment

أحدث أقدم