Kota Ini Ditinggalkan Dalam Waktu Semalam, Apa Penyebabnya ??



kabardanberita.com - Prypiat, Ukraine adalah kota yang ditinggalkan oleh seluruh penghuninya. Kota ini terletak sekitar 3 Kilometer dari pusat tenaga nuklir. Dulunya kota Prypiat ini memiliki penduduk yang padat dan sangat aktif dalam segala kegiatan bisnis dan ekonomi. Namun kenyataannya sekarang kota ini menjadi kosong dan tidak berpenghuni sama sekali, rumah-rumah yang kosong, taman kanak-kanak yang usang, rumah sakit yang berantakan, dan berbagai barang pecah belah berserakan. Semuanya terjadi karena bencana dahsyat yang melanda kota tersebut, sehingga semua penduduknya pergi dalam waktu semalam dan tidak pernah lagi kembali ke kota tersebut.



Sampai saat ini tidak satupun orang yang di izinkan untuk kembali kekota tersebut. Perintah ini diajukan karena untuk menyelamatkan jiwa orang yang akan memasuki kota tersebut. Kota Prypiat memiliki radiasi yang tinggi sehingga banyak orang yang ingin kesana dilarang sebagai keselamatan.


Pada tanggal 26 April 1986 Chernobyl Nuclear Power Station di Uni Soviet mengalami kebocoran nuklir yang diakibat api panas yang membakar tangki radioaktif sampai bocor dan pada akhirnya menyebar sampai kebagia Eropa lainnya. Dari kejadian ini, Uni Soviet menutup mulutnya dan tidak melakukan tindakan segera menanggulangi kejadian tersebut. Sehingga Uni Soviet mendapat kritikan pedas dari badan international karena sikap tertutup Uni Soviet dari kejadian tersebut. Ketika di negara Swedan ditemukan tingkat radioaktif terlalu tinggi, barulah kejadian ini dilihat oleh mata dunia. 


Berdasarkan data statistik yang didapat bahwa dalam jangka waktu 7 tahun sekitar 7.000 awak kru diluncurkan ketempat kejadian untuk membersihkan perkara tersebut, 1/3 dari mereka bunuh diri karena tidak kuat merasakan efek samping yang diakibatkan radioaktif pada tubuhnya dan yang lainnya meninggal dunia. Sekitar 40% tenaga medis yang dikerahkan di tempat kejadianpun mengalami hal yang sama seperti kehilangan ingatan permanen bahkan sampai mengalami gangguan jiwa. Tercatat sekitar 8,34 juta orang meninggal dunia yang tergabung dari tenaga medis dan kru pembersih. Hampir 30 juta penduduk dunia ikut meninggal dunia karena efek radiasi radioaktif yang sangat dahsyat tersebut.


Pemerintah Prypiat, Ukraine langsung menyadari setelah 2 hari bencana besar tersebut berlangsung, segera ia memerintahkan penduduknya dievakuasi keluar dari kota. Sekitar 50.000 penduduk kota Prypiat Ukraine di pindahkan dalam jangka waktu semalam. Mereka hanya membawa surat berharga, pakaian seadanya, beberapa uang yang mereka miliki, dan bahkan mereka tidak pernah bermimpi akan meninggalkan rumah mereka untuk selama-lamanya.


Organisasi Granprace mengungkapkan bahwa radioaktif yang bocor tersebut, telah masuk ke dalam atmosfer bumi yang mengakibatkan polusi udara yang sangat besar. Belarus, Ukraine, dan Rusia adalah negara yang menerima dampak terbesar dari kebocoran radioaktif tersebut. Yaitu sekitar 27 juta penduduk negara tersebut mengalami penyakit kanker dan sekitar 20 juta penduduk meninggal dunia ditempat tersebut. 

Pada zaman dulu ada sebuah pabrik yang berasal dari Prancis, memperkuat tenaga nuklir yang diberi nama Sarcophagus. Namun ternyata Sarcophagus ini mengalami kebocoran nuklir yang berakibat bencana dahsyat. Walau pada waktu itu sebuah lembaga keamanan mengatakan Sarcophagus sangat aman, tetapi media massa menganggap bahwa sarcopagus adalah ranjau yang akan meledak pada suatu hari. Karena pada saat ini, sekitar 200 ton bahan nuklir yang masih tersimpan didalam sarcopagus tersebut.


Seorang seniman bernama Roland, seorang fotografer yang berusia 35 tahun asal Wina nekat datang ketempat terkutuk tersebut selama 42 hari lamanya. Dia mengatakan " Aku berjanji tidak akan datang ketempat panas yang dianggap berbahaya. Disampingku, akupum membawa seorang pemandu wisata yang membawa alat pengukur radiasi yang akan mengukur berapa tingkat radiasi ditempat tersebut ". Jika ia dan rekannya tidak membawa alat pengukur radiasi, mungkin secara tidak sengaja dia akan masuk ketempat yang memiliki radiasi tinggi dan akan mengancam keselamatannya.


Foto Roland sedang membandingkan foto saat bencana tersebut dengan kondisi gedung pusat yang sekarang


Topeng bekas digunakan tim penyelamat dan hingga saat ini dibuang begitu saja.


Terlihat Bom-bom card dan ferris wheel dalam semuah taman rekreasi anak-anak yang sudah berkarat. Taman rekreasi tersebut baru diresmikan pada tanggal 1 Mei 1986 tepat 5 hari sebelum periatiwa dahsyat itu terjadi. Tidak terlihat lagi senyum dan tawa dari anak-anak dinegara itu setelah kejadian tersebut.

Sisa runtuhan di Negara Uni Soviet yang disebut sebut sebagai mata dunia adalah musium terbesar yang di buat oleh Uni Soviet.



Post a Comment

أحدث أقدم